Proses MSDM
Proses MSDM
Perusahaan PT Hutama Karya
Disusun oleh :
Elisa Yulistina
1620200012
Dosen Pengampuh :
Charisma Ayu Pramuditha, M.HRM
STIE MULTI DATA PALEMBANG
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2017
KATA
PENGANTAR
Pertama-tama penulis panjatkan Puji
dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat-Nyalah makalah
ini dapat terselesaikan tepat waktu. Dengan membaca makalah ini penulis
berharap dapat membantu teman-teman serta pembaca dapat memahami materi ini dan
dapat memperkaya wawasan pembaca.Walaupun penulis telah berusaha sesuai
kemampuan penulis, namun penulis yakin bahwa manusia itu tak ada yang
sempurna.Seandainya dalam penulisan makalah ini ada yang kurang, maka itulah
bagian dari kelemahan penulis.Mudah-mudahan melalui kelemahan itulah yang akan
membawa kesadaran kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.
Pada kesempatan ini penulis
mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini dan kepada pembaca yang telah meluangkan waktunya untuk membaca
makalah ini.Untuk itu penulis selalu menantikan kritik dan saran yang membangun
dari pembaca demi perbaikan penyusunan makalah ini.
Palembang, September
2017
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR
ISI ........................................................................................................ ii
BAB
1 : PENDAHULUAN ................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................... 1
1.2
Rumusan Masalah ............................................................................... 3
1.3
Tujuan
................................................................................... 3
BAB
2 : ISI ........................................................................................................... 4
2.1
Pengertian SDM ............................................................................ 4
2.2
Profil PT. Hutama Karya .................................................................... 5
2.3
Proses MSDM PT. Hutama Karya ............................................. 6
BAB
3 : PENUTUP ............................................................................................ 14
3.1 Kesimpulan ......................................................................................... 14
3.2 Saran ................................................................................................... 14
DAFTAR
PUSTAKA ............................................................................................. 15
ii
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT. Hutama Karya merupakan BUMN yang
bergerak di bidang konstruksi (kontraktor). Pada tahun 1960 merupakan tonggak
transformasi PT. Hutama Karya dari perusahaan swasta “Hollandsche Beton
Maatshappij” menjadi PN. Hutama Karya. Sejak fase transformasi, PN. Hutama
Karya telah menghasilkan karya
konstruksi yang bernilai sejarah dan monumental seperti Gedung DPR/MPR RI di
Senayan, Jakarta; serta Monumen Patung Dirgantara di Pancoran. Jakarta.
Pada tahun 1970 menandai di mulainya teknologi Beton
pra-tekan di Indonesia, dimana PN. Hutama Karya menjadi yang pertama kali
mengenalkan sistem prategang BBRV dari Swiss. Sebagai wujud eksistensi terhadap
teknologi ini PN. Hutama Karya membentuk divisi khusus prategang. Pada decade ini
pula Hutama Karya berubah status menjadi PT. Hutama Karya (Persero).
Pada tahun 1980. Mengantisipasi tantangan bisnis
konstruksi yang semakin berkembang dan kompetitif PT. Hutama Karya kembali
melakukan inovasi melalui diversifikasi usaha dengan mendirikan Unit Bisnis
HakaPole yaitu Pabrik Tiang Penerangan Jalan Umum berbagai tipe dari baja
bersegi delapan (Oktagonal), sekaligus melakukan ekspansi usaha di luar negeri
yang menjadi awal inovasi teknologi konstruksi dengan diciptakannya LPBH-80
“SOSROBAHU” (Landasan Putar Bebas Hambatan) oleh Dr. Ir. Tjokorda Raka
Sukawati.
1
Pada tahun 1990. Sejalan dengan pengembangan inovasi
yang terus seiring dengan pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi
konstruksi, PT Hutama Karya telah mampu menghasilkan produk berteknologi tinggi
berupa : Jembatan Bentang Panjang (Suspension Cable Bridge, Balanced Cantilever
Bridge, Arch Steel Bridge, Cable Stayed). Kala itu, PT. Hutama Karya sukses
memenuhi standar internasional dalam hal kualitas, keselamatan kerja, dan lingkungan
dengan didapatkannya sertifikasi ISO 9002 : 1994, OHSAS 18001 : 1999.
Pada tahun 2000. Memasuki era millennia dimana
dinamika ekonomi semakin pesat PT. Hutama Karya (Persero) telah merevitalisasi
diri dengan melakukan pengembangan usaha untuk sektor-sektor swasta dengan
pembangunan High Rise Building (Bakrie Tower, Apartemen) maupun infrastruktur
lainnya seperti jalan tol. Seiring dengan perkembangan tersebut, kualitas dan
mutu tetap menjadi perhatian PT. Hutama Karya. Hal ini terbukti dengan diraihnya
ISO 9001 : 2008, ISO 14001 : 2004 dan OHSAS 18001 : 2007.Pada medio 2014, PT.
Hutama Karya (Persero) resmi menerima penugasan Pemerintah untuk mengembangkan
Jalan Tol Trans Sumatera. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 2014 yang
kemudian diperbarui menjadi Perpres Nomor 117 Tahun 2015, PT Hutama Karya
(Persero) diberi amanah mengembangkan 2770 kilometer jalan tol di Sumatera
dengan prioritas 8 ruas pertama hingga tahun 2019 sepanjang 650 kilometer. Di
saat ini pulalah. PT Hutama Karya (Persero) kembali mendirikan anak perusahaan
baru di bidang Konstruksi infrastuktur Jalan Tol dan Jembatan untuk mendukung
mandate pemerintah tersebut. Penugasan ini merupakan salah satu tonggak penting
dalam sejarah perusahaan, karena pada masa inilah PT. Hutama Karya (Persero)
mulai menuliskan sejarah barunya sebagai Pengembang Infrastruktur Terkemuka
Indonesia atau Indonesia’s
Most Valuable Infrastucture Developer.
2
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1
Apa yang dimaksud dengan SDM ?
1.2.2
Bagaimana profil PT. Hutama Karya ?
1.2.3
Bagaimana proses msdm PT. Hutama Karya ?
1.3 Tujuan
1.3.1
Untuk mengetahui apa itu SDM
1.3.2
Untuk mengetahui bagaimana profil PT.
Hutama Karya
1.3.3
Untuk mengetahui bagaimana proses MSDM
PT. Hutama Karya
3
Bab
II
ISI
2.1 Pengertian SDM
Salah satu sumber daya yang penting
dalam manajemen adalah sumber daya manusia atau human resources. Pentingnya
sumber daya manusia ini, perlu disadari oleh semua tingkatan manajemen.
Bagaimanapun majunya teknologi saat ini, namun faktor manusia tetap memegang
peranan penting bagi keberhasilan suatu organisasi. Berikut ini penulis mengemukakan pendapat dari beberapa para ahli mengenai
definisi manajemen sumber daya manusia:
1. Menurut Hasibuan
“Manajemen
sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga
kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan
dan masyarakat.”
2. Menurut Handoko
“Manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi,
pengembangan,
pemeliharaan, dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu
maupun organisasi.”
3. Menurut
Mangkunegara
“Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu
perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan
terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian,
pemeliharaan dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan
organisasi.”
4
2.2 Profil PT Hutama Karya
Visi : Indonesia’s Most Valuable
Infrastructure Developer #IMVID
Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia
Misi : 1. Menyukseskan mandat pemerintah
untuk membangun dan mengoperasikan
Jalan Tol Trans-Sumatera
2. Mengembangkan multi-bisnis
berbasis infrastruktur melalui usaha investasi jasa, konstruksi dan manufaktur
yang mampu memberikan nilai tambah premium pada korporasi dan dalam rangka
mempercepat pertumbuhan perekonomian Indonesia.
3. Membangun kapasitas dan
kapabilitas korporasi yang berkesinambungan melalui pemantapan human capital
dan financial capital
Motto
: “Inovasi Untuk Solusi”
Insan HK
senantiasa mencari alternatif cara baru dalam pengelolaan aktivitas dan
penyelesaian permasalahan
Penghargaan
:
1.
AKI Award 2010 – Pelopor Pelaksana
Jembatan Bentang Panjang dari Asosiasi Kontraktor Indonesia
2.
BUMN Marketing Award 2012 – Silver
Winner (Special Category) dari MarkPlus Institude
3.
BUMN Marketing Award 2012 – Silver
Winner (Strategic Marketing Category) dari MarkPlus Institude
4.
Juara 2 Anugrah Cinta Karya Indonesia
tahun 2012.
5.
Penghargaan Konstruksi Indonesia 2014-
Juara 1 Lomba Pekerja Konstruksi Tingkat Nasional Kategori Pemasangan
Scaffolding
5
2.3 Proses MSDM PT. Hutama Karya
Perusahaan harus
melakukan serangkaian proses manajemen sumber daya
manusia yang dimulai
dari tahap perencanaan SDM, rekrutmen, seleksi, perjanjian kerja, orientasi dan
penempatan, pelatihan dan pengembangan karyawan, penilaian kinerja, imbalan
jasa sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) agar tujuan perusahaan dapat
terpenuhi dengan adanya kerjasama karyawan.
1.
Perencanaan MSDM
Perencanaan
SDM (Manpower Planning) adalah hal paling awal yang dilakukan oleh perusahaan
untuk membentuk manajemen SDM yang baik. Perencanaan SDM meliputi hal-hal
detail dan teknis mengenai karyawan. Misalnya jumlah karyawan, karakteristik
kebutuhan karyawan, dan perencanaan mengenai tugas apa yang akan dikerjakan
oleh karyawan di perusahaan tersebut.
§ PT. Hutama Karya, menerapkan prinsip
Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance-GCG) dengan standar tinggi
yang merupakan komitmen dari seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan
Karyawan. Prinsip-prinsip GCG perusahaan yang baik, yaitu keterbukaan,
akuntabilitas, pertanggung jawaban, Responsibility,
Independensi, Farirness,
kemandirian dan kewajaran telah
tertanam dalam nilai-nilai perusahaan dan menjadi budaya perusahaan. Tujuan
dari upaya peningkatan penerapan GCG di PT. Hutama Karya adalah untuk
memaksimalkan nilai perseroan secara professional dan mandiri, berlandaskan
pada nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Tujuan ini juga termasuk memperkuat daya saing
dan memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak, memastikan terlaksananya
tanggung jawab social perseroan terhadap stakeholders.
6
Analisis SWOT Perencanaan SDM PT.
Hutama Karya
1.Strenght
Melalui perencanaan sumber daya manusia yang matang,
efektifitas kerja juga dapat lebih ditingkatkan apabila sumber daya manusia
yang ada telah sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
2.Weakness
Standar kemampuan SDM yang pasti belum ada,
akibatnya informasi kemampuan SDM hanya berdasarkan ramalan-ramalan (prediksi)
saja yang sifatnya subjektif.
3.Opportunity
Menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki kepuasan kerja.
4.Threath
Mempertahankan keunggulan
kompetitif dari para pesaingnya.
2.
Rekrutmen
Setelah perusahaan memperkirakan
jumlah tenaga yang dibutuhkan, memperkirakan suplai tenaga kerja, dan melakukan
analisis jabatan, maka proses manajemen sumber daya manusia selanjutnya adalah
rekrutmen tenaga kerja, yaitu suatu proses untuk menemukan dan menarik calon
tenaga kerja yang memiliki kualifikasi sesuai dengan lowongan pekerjaan yang
ada.
§ PT. Hutama Karya melakukan rekrut
karyawan menggunakan sumber eksternal dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
1.Job spesifikasi :
Nama jabatan : S1/S2 MANAGEMENT SDM
Kode jabatan : S1/S2 SDM
-
Berasal
dari universitas terkemuka
-
Fresh
graduate dipersilahkan mendaftar
-
Pendidikan
min. S1 atau S2
-
Berasal
dari jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia
-
IPK
min. 2.95 dari universitas negeri dan min. 3.00 dari universitas swasta(dengan
akreditasi A selama 3 tahun )
-
Usia
maks. 24 tahun
-
Fasih
dalam bhs. inggris ( secara lisan maupun tulisan )
-
Memiliki
keahlian dalam Microsoft Office / Open Office (Microsoft word, Microsoft excel,
Microsoft Project, Microsoft Power Point)
-
Sehat
secara fisik dan memiliki tinggi dan berat badan yang proporsional dengan
tinggi min. 162 cm
8
2.Job deskripsi :
Nama
jabatan : S1/S2 MANAGEMENT
SDM
Kode
jabatan : S1/S2 SDM
-
Siap ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia
-
Memiliki
komitmen yang kuat dalam bidang karir dan organisasi dan memiliki kemampuan
teamwork yang baik
-
Berwawasan luas
-
Memiliki analisa yang baik
-
Mampu bernegosiasi
-
Berani mengambil keputusan
-
Bersikap hati-hati
3. Seleksi
Setelah
memiliki sejumlah kandidat, langkah selanjutnya dalam proses manajemen sumber
daya manusia adalah seleksi, yaitu menyaring para pelamar kerja untuk
menentukan siapa yang paling memenuhi kualifikasi atas pekerjaan tersebut.
Seleksi terbagi menjadi 2, yaitu Successive Hurdles Selection Approach dan Compensatory Selection Approach.
Successive Hurdles Selection Approach adalah sistem seleksi yang dilaksanakan
berdasarkan urutan testing, yakni jika pelamar tidak lulus pada suatu testing,
ia tidak boleh mengikuti testing berikutnya dan pelamar dinyatakan gugur,
sedangkan Compensatory Selection Approach adalah sistem seleksi yang dilakukan
dengan cara pelamar mengikuti seluruh testing, kemudian menghitung nilai
rata-rata test apakah mencapai standar atau tidak. Pelamar yang mencapai nilai
standar dinyatakan lulus.
§ PT. Hutama Karya menggunakan seleksi
Successive Hurdles Selection Approach dengan melakukan beberapa tes:
|
|
9
4.
Perjanjian Kerja
Setelah
proses seleksi, tahap berikutnya yaitu masuk dalam proses perikatan yang
dilakukan melalui perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.
§ Perusahaan
PT Hutama Karya melakukan perjanjian kerja
dengan
calon karyawan, dimana perjanjian tersebut tidak boleh dilanggar oleh kedua
belah pihak tersebut yang terdiri dari syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban
para pihak.
5.
Orientansi dan Penempatan
Pekerjaan
§ PT.
Hutama Karya melakukan proses orientansi ini kepada seluruh calon karyawan yang
telah diseleksi agar karyawan tersebut dapat mengetahui dan dapat beradaptasi
dengan lingkungan di sekitar perusahan dan karyawan harus bersedia menempati
jabatan sesuai yang diperjanjikan. Didampingi sama senior atau karyawan kantor
yang berpengalaman untuk melaksanakan job desk. Untuk penempatan dari keahlian
sesuai kompetensi ijazah, dan kebutuhan perusahaan (pekerjaan yang dibutuhkan
oleh perusahaan)
6.
Pelatihan dan pengembangan
Pelatihan
merupakan suatu proses yang sistematis untuk mengubah perilaku tertentu dari
tenaga kerja agar selaras dengan pencapaian tujuan perusahaan. Sedangkan
pengembangan lebih lebih ditujukan untuk meningkatan keahlian konseptual dan
pengembangan pribadi yang dibutuhkan manajer untuk menempati jabatan yang lebih
tinggi di masa mendatang. Pengembangan dibagi menjadi 2, yaitu pengembangan secara formal, dan pengembangan secara informal. Pengembangan secara formal yaitu karyawan ditugaskan oleh perusahaan mengikuti pendidikan dan latihan, baik yang dilakukan oleh perusahaan maupun oleh lembaga pendidikan/pelatihan, karena tuntutan pekerjaan untuk saat ini maupun masa depan. Sedangkan pengembangan secara informal yaitu karyawan atas keinginan dan usaha sendiri melatih dan mengembangkan dirinya dengan mempelajari buku-buku literatur yang berhubungan dengan pekerjaan atau jabatannya.
10
§ PT Hutama Karya menggunakan pengembangan secara formal kepada karyawannya. PT.
Hutama Karya melakukan pelatihan kepada calon karyawan yang sudah diseleksi
dengan kurang lebih 3 bulan pelatihan agar calon karyawan nantinya ketika di
terima di perusahaan, karyawan tersebut dapat mengetahui apa yang perlu
dilakukan.
Analisis
SWOT Pelatihan PT. Hutama Karya
1.Strenght
Dapat meningkatkan ketrampilan
karyawan sesuai dengan perubahan teknologi yang sekarang ini, dan meningkatkan
kecepatan menyelesaikan suatu pekerjaan dengan mengulang-ulang jenis pekerjaan
yang sama disertai kepercayaan diri.
2.Weakness
Apabila para karyawan magang tersebut tidak memiliki komitmen yang tinggi, belum menguasai bidangnya masing-masing maka tidak menjamin terjadinya efektivitas perusahaan, dan memerlukan baiya yang cukup mahal
Apabila para karyawan magang tersebut tidak memiliki komitmen yang tinggi, belum menguasai bidangnya masing-masing maka tidak menjamin terjadinya efektivitas perusahaan, dan memerlukan baiya yang cukup mahal
3.Opportunity
Perusahaan dapat mempersiapkan
karyawan-karyawan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi
4.Threath
Ketika
Pelaksanaan nya yang tidak sesuai dengan yang apa yang dilatih.
7.
Penilaian kerja
Setelah
karyawan diterima, ditempatkan, dan dipekerjakan maka tugas manajer selanjutnya
adalah melakukan prestasi karyawan. Penilaian kinerja
diantaranya dilakukan untuk memberikan umpan balik kepada karyawan sebagai
upaya memperbaiki kinerja karyawan dan organisasi.
§ PT.
Hutama Karya melakukan penilaian kinerja karyawan dengan cara memberikan tugas kepada
masing-masing karyawan dan memberikan waktu untuk menyelesaiakan tugas
tersebut. Dari tugas itu perusahaan tersebut tahu kinerja setiap karyawan dari sisi ketepatan waktu menyelesaikan tugas. Selain itu, PT. Hutama karya juga menilai kinerja karyawan dari sisi kehadiran di tempat kerja dan sikap kooperatif.
11
8.
Imbalan jasa
Imbalan
jasa sering kali dikaitkan dengan kompensasi dan tunjungan. Agar tenaga kerja
dapat terus menerus memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan, tenaga
kerja tersebut harus diberikan kompensasi yang sepadan atas kinerja yang telah
mereka tunjukkan.
§ PT.
Hutama Karya memberikan gaji atau upah kepada karyawan agar karyawan tersebut
termotivasi untuk bekerja. PT Hutama Karya memberikan kompensasi baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kompensasi langsung bersifat karyawan kontrak,
kompensasinya dalam bentuk uang makan, tunjangan proyek, uang lembur, dan
biasanya dibayar perminggu atau perhari, sedangkan kompensasi tidak langsung
bersifat karyawan tetap dalam bentuk tunjangan
9.
Pemberhentian
Pemberhentian
merupakan pemutusan hubungan kerja seseorang karyawan dengan suatu organisasi
perusahaan. Dengan pemberhentian, berarti berakhirnya keterikatan karyawan
terhadap perusahaan
12
§ Pemberhentian
Hubungan Kerja Sementara
PT.
Hutama Karya melakukan pemberhentian sementara kepada karyawan ketika karyawan
tidak menaati peraturan perusahaan.
§ Pemberhentian
Hubungan Kerja Permanen
Pada
PT Hutama Karya jika karyawan diberikan SP (Surat Peringatan) sebanyak 3 kali
maka karyawan tersebut diberhentikan oleh perusahaan, dan juga PT. Hutama Karya
melakukan pemberhentian kepada karyawan dengan alasan tertentu seperti dari
segi usia yang sudah tua, kinerja karyawan yang buruk, atau karyawan meninggal
dunia.
13
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dapat
disimpulkan bahwa :
1.PT.
Hutama Karya merupakan Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia atau Indonesia’s Most Valuable Infrastucture
Developer.
2.PT.
Hutama banyak meraih penghargaan salah satunya yaitu AKI Award 2010 – Pelopor Pelaksana Jembatan Bentang Panjang dari
Asosiasi Kontraktor Indonesia
3.2 Saran
1.
Dari sisi peraturan:
§ Karyawan
harus membiasakan mengikuti peraturan yang ada di perusahaan tersebut agar
tidak menerima sanksi.
§ Pihak
Perusahaan harus memberikan penjelasan sebelum melakukan perjanjian kerja mengenai
peraturan yang ada di perusahaan tersebut kepada calon karyawan agar tidak banyak
karyawan yang melanggar.
2.
Dari sisi tugas :
§ Karyawan
harus bertanggung jawab, dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan
tepat waktu
14
DAFTAR
PUSTAKA
Anonim. Tanpa Tahun. Profil Perusahaan (Online). (http://hutamakarya.com/penghargaan Diakses pada tanggal 14 September 2017)
Anonim. Tanpa Tahun. Profil Perusahaan (Online). (http://hutamakarya.com/sejarah-perusahaan Diakses pada tanggal 14 September 2017)
Anonim. 2014. Pengalaman Proses Rekrutmen MT di PT. Hutama Karya (Online). (https://www.kaskus.co.id/thread/542b64e4bfcb17902d8b457f/pengalaman-kerja-sebagai-mt-di-pt-hutama-karya-persero/ Diakses pada tanggal 16 September 2017)
Anonim. 2015.
PT. Hutama Karya (Online). (http://indonesiabusinesscenter.com/indonesia/semarang/listing/pt-hutama-karya-persero-2/ Diakses
pada tanggal 15 September 2017)
Anonim. 2016. 6 alasan pentingnya perencanaan SDM (Online). (https://sleekr.co/blog/6-alasan-pentingnya-perencanaan-sdm/ Diakses pada yang tanggal 15 September 2017)
Anonim. 2017 . Lowongan Kerja BUMN PT Hutama Karya (Online) (http://bursakerjadepnaker.com/lowongan-kerja-bumn-pt-hutama-karya.html Diakses pada tanggal 15 September 2017)
Khoeriyah, Siti. 2014. Manajemen Sumber Daya Mausia (Online). (http://sitikhoeriyah-waktunyaberbagi.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-tujuan-fungsi-dan-proses.html Diakses pada tanggal 14 September 2017)
Anonim. 2017 . Lowongan Kerja BUMN PT Hutama Karya (Online) (http://bursakerjadepnaker.com/lowongan-kerja-bumn-pt-hutama-karya.html Diakses pada tanggal 15 September 2017)
Khoeriyah, Siti. 2014. Manajemen Sumber Daya Mausia (Online). (http://sitikhoeriyah-waktunyaberbagi.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-tujuan-fungsi-dan-proses.html Diakses pada tanggal 14 September 2017)
15


80
BalasHapus